Sabtu lalu adalah hari pernikahan putra mahkota pemilik perusahaan ini.
My Life...My Rules
My scratch book of life….... My whatever things…....
Rabu, 23 Mei 2012
The Wedding Day
Senin, 16 Januari 2012
Me and Mine
Inilah saya hari ini...
Minggu, 04 Desember 2011
Learning from somebody's life
Sabtu yang baru lewat kemarin, dihabiskan dengan kuliah dan diakhiri dengan pertemuan saya dengan seorang sepupu saya bersama dengan istrinya dan teman sma-nya yang adalah mantan...errr...apa ya namanya, orang nomor satu yang saya taksir sejak sma dan sampai sekarang ngga kesampaian. Jadi apa tuh namanya ya?? Coba deh...kasih tau....
Okey, fokusnya bukan dia. Fokusnya adalah sepupu saya itu, yang terakhir saya temui beberapa bulan yang lalu.
Sekitar satu tahun lalu dia di vonis dokter menderita sejenis kanker stadium 3 di tenggorokanya. Entah apa istilah kedokterannya untuk kanker itu, yang jelas, hingga hari ini, perubahan di dalam dirinya sangat mencolok, kondisi tubuhnya menurun drastis, emosinya tidak stabil, dan pastinya berat badannya merosot tajam.
Sejak hari itu, semua seperti menduduki bom waktu yang tidak ada tahu kapan akan meledak atau malah mungkin tidak meledak sama sekali. Semua seperti berlari mengalahkan waktu. Kemotherapy, Radiotherapy, dan apapun diupayakan untuk kesembuhannya.
Kemarin, saya dan teman sma-nya berusaha menemuinya. Jauh di dalam hati, saya juga ngga tau kapan waktunya, dan gimana kondisinya. Gugup........
Dan....saat bertemu dengannya, mau nangis rasanya....dia kehilangan 70% bobot tubuhnya, wajahnya menghitam karena efek radiotherapy, lidahnya kaku akibat kemotherapy dan beberapa indranya tidak berfungsi dengan normal akibat terapi-terapi yang dia jalankan selama 8 bulan terakhir ini.
Yang membuat saya makin nahan tangis adalah semangat hidupnya yang tinggi. Tidak mengeluh apapun. Dia bahka masih mengemudi mobil dengan baik, menjalankan fungsinya sebagai suami dengan tidak menelantarkan istrinya untuk pulang sendiri. Dia pun masih sempat melontarkan candaan terhadap tubuhinya yang terkena akibat terapi.
Huffff....saya tau kok, terapi itu menguras banyak waktu dan uang. Dan saat dia mampir ke rumah saya, sempat terdengar dia bercerita bahwa efek terapi itu membuat beberapa giginya lepas, insomnia berat, kehilangan konsentrasi, dan mengacaukan indra perasanya. Bahkan untuk dapat tidur, demi agar sakitnya sedikit hilang, dia harus mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit dan obat tidur.
Dan malam itu, saat saya hanya berduaan dengan dia, tidak sedikitpun dia mengeluhkan penyakitnya.
Hari ini, saya demam, sakit tenggorokan dan belum bisa tidur nyenyak sejak semalam. Sementara suami saya dengan nyenyaknya tidur tanpa menemani saya, membuat saya sedikit dongkol. Pengen marah2 dan kesal karena penyakit yang datang tiba-tiba ini.
Tapi menit berikutnya, terbayang wajah sepupu saya. Kebayang rasa sakitnya, dan dia hanya bilang "aku ki mestine maturnuwun yo jeng..." (saya tu harusnya bersyukur ya jeng...) dan bukan keluhan yang dia ucapkan.
Saya?
Saya sehat, hasil kerja saya cuma untuk senang2 bukan berobat seperti dia, anak dan suami saya, orang tua saya adalah anugerah...dan saya masih mengeluh panjang pendek karena gerah, karena sakit tenggorokan dan kadang cuma karena sepatu saya yang terselip entah kemana....
Harus lebih banyak bersyukur, lucy.......
Read More...
Senin, 26 September 2011
FRIENDSHIP.....
Percakapan di sebuah warung padang di depan sebuah kampus tidak ternama di pinggiran Jakarta:
Senin, 05 September 2011
Life
Cuti lebaran tahun ini saya habiskan untuk mudik dan bersenang-senang dengan orang tua, mertua dan semua keponakan saya di kampung besar bernama Solo. Yahh..kurang lebihnya sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Kerja setahun, dihabiskan dalam waktu sembilan hari ....waw....
Kamis, 18 Agustus 2011
What a hectic days....