Rabu, 26 Januari 2011

Kakak......



Pembicaraan dengan seorang teman yang sudah saya anggap kakak.  Hampir sepuluh tahun sejak pertemuan terakhir kami….

Abang              :  Keluarga sehat
Me                   :  Semua sehat..Cuma my bro has passed away…
Abang              :  Kenapa?
Me                   :  Kecelakaan bang.  Seperti dulu saya bilang, manusia seperti dia dan kita,
   tidak pantas mati di tempat tidur.
Abang              :  Saya percaya. 
                           Kamu masih berani melakukan yang seperti dulu kita lakukan?
Me                   :  Iyalah….
Abang              :  Dan bernasib sama seperti dia?
Me                   :  Ah…abang…..umur bukan saya yang atur.  Berkali-kali tidur di sisi
   kawah semeru pun, saya masih tetap hidup sampai sekarang.  Batas mati dan hidup hanya setipis takdir.
Abang              :  Saya rindu kamu……semoga kelak takdir menyisakan umur saya untuk
   bertemu kamu kembali….

Kami bertemu di awal tahun 1994, usia saya 13 tahun saat itu, bertemu kembali 4 tahun kemudian, berawal dari sebuah perdu edelweiss di puncak lawu kami berkenalan dan saling menemukan bahwa dia orang yang sama yang saya kenal dulu,  berhenti bertemu tiga tahun kemudian....dan akhirnya berkumpul kembali, hari ini......

Saya pernah tidak percaya hubungan pria dan wanita dewasa tidak akan pernah tulus.  Tapi saya dan abang…….kami memang hanya kakak dan adik, sejak dulu hingga detik ini……

Tidak ada komentar:

Posting Komentar