"Kamu harus banyak belajar.." kata sahabat saya, "Kamu masih beruntung, kekasihmu hanya meninggalkanmu hanya untuk beberapa waktu. Apa kamu kuat menjadi seperti saya yang ditinggalkan selamanya?"
Saya diam.
Pikiran hanya hinggap pada sebuah nama. Seorang kawan yang ditinggalkan suami tercintanya untuk selamanya, disaat yang amat tidak disangka, dengan anak-anak yang masih terlalu kecil untuk mengerti.
Yah..saya masih beruntung. Kekasih saya pergi, tapi dia pergi hanya sementara dan dengan tetap membawa cinta kami...bukan cinta yang lain.

Sabar sayang ku.... (klise ya?)
BalasHapus